Kereta cepat Jakarta-Bandung

Beberapa saat yang lalu baca artikel di tempo.co. Ekonom senior Indonesia Prof. Emil Salim menanyakan urgensi dari rencana pemerintah untuk membangun jalur kereta cepat untuk menghubungkan Jakarta dan Bandung. Disini, saya melihat dari sudut pandang orang awam. Saya yakin diluar sana ada banyak orang yang punya kompetensi untuk memberikan alasan yang lebih ilmiah dibandingkan apa yang akan saya jabarkan dibawah nanti.
Pertama, berdasarkan artikel wikipedia tentang high speed train, kereta cepat adalah kereta yang memiliki kemampuan untuk melaju diatas kecepatan 200 km/jam. Dengan berita yang berkembang belakangan ini, investor dari RRC dan Jepang menjadi favorit untuk mengerjakan proyek ini (ref). Kereta cepat yang beroperasi dikedua negara tersebut memiliki kecepatan rata-rata 250-300 km/jam. Dengan jarak tempuh Jakarta-Bandung sekitar 150 km (berdasarkan hasil kalkulasi google maps), dengan kecepatan rata-rata 250 km/jam, maka dengan perhitungan kasar perjalanan akan ditempuh dalam 36 menit.

Jarak Jakarta-Bandung

Jarak Jakarta-Bandung

Apakah urgensinya berpindah dari Jakarta ke Bandung selama 36 menit?. Dengan investasi sebesar 60-75 triliun rupiah, bukankah ada hal lain (infrastruktur) yang membutuhkan dana dan bersifat lebih mendesak di tanah air?. Jika ini hanya untuk “show-off”, kebanggan seperti apa yang ingin kita punya?. Well, saya punya pola pikir yang simple, lebih baik swasembada pangan dulu baru pikirkan hal-hal yang bersifat advance technology seperti kereta cepat ini. Modernisasi pertanian dan perternakan membutuhkan perhatian lebih.

Advertisements