Eibsee

Eibsee is one of those lakes  in Bayern, but i can assure you that this is the prettiest one!

I took this picture almost two years ago during my first visit. You can reach this lake simply by using the public transport. The easiest and the cheapest way is by using the “Bayern Ticket” or Bayernkarte from the Deutsches Bahn,  basically, this is a daily ticket with basic price of €25 for one person and €49 for up to 5 person, and the most important thing is : valid for all means of public transport in the Bavarian region. Your journey will start from the München Hauptbahnhof (Munich Central Station) , take the train to Reutte in Tirol (train leaves every hour at minute of 32) and your stop will be Garmisch-Partenkirchen, from here you will continue with a bus to the lake, the journey with the train and the bus are 1:22 and 41 minutes, respectively.

And this will be the view on your way to Garmisch :

Move along #timelapse #travelgram #wanderlust #alps

A post shared by Ridho Irwansyah (@dhodhoreedho) on

And as addition, the bus from Garmisch to the Eibsee is not operated by the Deutsche Bahn, thus you need pay an extra ticket of €4 or €5 per person.

Once you are in the lake you can rent the boat and row it around the lake.

Full speed ahead! #wanderlust #eibsee #travelgram #vsco #vscocam #squaready

A post shared by Ridho Irwansyah (@dhodhoreedho) on

Another thing you can do while you are in Eibsee is : walking or circling around the lake. I didn’t do it in the summer, but i did it in the last winter when i revisited the lake.

This is the same lake during winter time. The surface of the lake was totally frozen that you can almost walk across the lake.

And this is your walking  path  around the lake during winter time.

 

You should also notice that there is only one restaurant in this area, serving typical Bavarian food (grilled sausage, grilled chicken, grilled fish, grilled pork etc.) and also one ice cream vendor. If you are not accustomed to this type of food, you can prepare your own from home, or grab some fast food at Munich central station.

If you made it to the lake, let me know your impression in the comment section below.

 

Neuschwanstein

Kastil Neuschwanstein atau dalam bahasa Jerman disebut Schloss Neuschwanstein merupakan salah satu landmark pariwisata di Jerman yang terletak di provinsi Bavaria. Kastil yang dibangun pada masa Kaisar Ludwig II (raja bavaria pada masa itu) mulai dibuka pada 1886. Fakta menarik dari kastil ini (mungkin bisa dibilang ironis) adalah sang kaisar secara total hanya menempati kastil ini dalam 172 hari, dikarenakan sang kaisar harus menghadap yang Ilahi diatas sana. Fakta menarik lainnya adalah bahwa kastil ini merupakan inspirasi dari Walt Disney ketika memilih logo untuk perusahaannya yang tersohor itu.

DSC_0922Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kastil ini terletak di daerah Bavaria, bagian selatan Jerman dan berdekatan dengan danau alpen (Alpsee). Kalau kata turis-turis, kastil ini masuk rukun iman kalau berkunjung ke Jerman. “Belum lengkap perjalananmu ke Jerman jika belum berkungjung ke Schloss Neuschwanstein” begitu kira-kira bunyi sabdanya.

DSC_0864Kastil ini bisa dicapai dari pusat kota München dengan menggunakan transportasi umum. Dari München Central Station ke pemberhentian terakhir di Füssen perjalanan dengan kereta akan ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam. Dari stasiun Füssen sudah ada bus dengan pemberhentian terakhir di kaki bukit tempat kastil didirikan. Tips lainnya adalah, gunakan tiket grup (maksimal 5 orang / tiket) yang harganya € 39 (per orang cuma bayar 8 €). Setiba di pemberhentian terakhir bus, ada 3 cara untuk sampai ke gerbang kastil. Jalan kaki, dengan bus dan kereta kuda (urutan ini disusun berdasarkan harga yang harus dibayarkan untuk masing-masing cara :p).
Sebelum masuk ke dalam kastil kita bisa melihat pemandangan di sekitar, antara lain danau dan perbukitan alpen yang mengelilingin kastil ini.

DSC_0818DSC_0809Untuk masuk dan melihat interior kastil kita harus membayar tiket yang akan disertai dengan tur, tiket ini harga normalnya €11 per orang, sebenarnya ada pilihan untuk group tiket (dengan minimum 15 orang anggota grup). Satu saran terakhir jika ingin melancong ke kastil ini : bawalah makanan sendiri untuk makan siang, karena ketika berada di kastil tidak banyak pilihan menu makanan yang bisa dipilih (saran saya, di München Central Station ada gerai Burger King dan Subway yang bisa jadi pilihan, atau memasak sendiri).

 

Munich : first month

IBMW Headquarter Munich

BMW Headquarter

Hallo, i’m back again, writting again after a while. My last post was when i was still in Mannheim doing my language course. So,here i am, already start my new life here in the capital of Bavarian province. Muenchen or Munich in english is one of the biggest city in Germany (you can google it if you are seeking for more info :p). If you are a big fan of an automobile, the image of Munich will be BMW. Yes,the headquarter from BMW lies here. Here also lies the factory and the main museum of BMW.

udah ah,capek pake bahasa inggris. 24 September 2013, hari pertama nginjakin kaki di ranah Bavaria. Kelar kursus bahasa yg lebih kurang 4 bulan di Mannheim, waktu ga berasa emang, 4 bulan kaya baru kemaren ninggalin Jakarta.

Image

Highschool friends at the departure day

Melanjutkan sekolah, itu yang bakal jadi judul petualangan selama disini. Minggu pertama di Munich dilewati dgn mencari tempat tinggal. Untuk sementara waktu, pihak kampus menyediakan penginapan sementara di dalam kampus. Dan akhirnya setelah 3 kali interview dgn pemilik rumah, Alhamdulillah nemu juga. Kalo denger cerita orang-orang yg udh lebih dulu tinggal disini, Munich itu kota yg rada “kejam” untuk urusan “Wohnung” (tempat tinggal). Ada yg cerita kalo dia udah 20 kali interview dan ga dapet-dapet. Yah, ternyata selain jodoh & rezki, “Wohnung” juga masuk kategori misteri Ilahi.

Ok, sekarang cerita tentang kampus. Kampus ini ada di daerah Neubiberg. Kalo Munich itu Jakarta, Neubiberg itu Depok. Dari rumah sekitar 20 menit naik kendaraan umum. Yang unik dari sistem pendidikan di Jerman, mereka ga mengenal istilah PhD student kaya dinegara lainnya. Jadi, instead of student, disini orang-orang yg ngambil program doktoral disebut sebagai Mitarbeiter (pekerja). Kebetulan di Institut (Jurusan) tempat ngelanjutin sekolah ini lumayan “internasional” orang-orangnya. Selain gw yg dari Indonesia, disini juga ada 4 orang non-Jerman lainnya, 1 dari Denmark (Rune), 1 dari Italia (Massi), 1 dari Spanyol (Alvaro) dan 1 dari Kolombia (Rodrigo). Dan kebetulan, Rune dan satu orang teman Jerman disini pernah liburan ke Indonesia. Teman Jerman ini namanya Martin dan kebetulan satu ruang kerja di kantor, musim panas yg lalu dia liburan ke Bali. Kalo Rune lebih ekstrim lagi, dia naik Semeru waktu jadi mahasiswa Exchange di NUS (ini bikin gw ngiri & malu jadi orang Indonesia).  Minggu pertama di Munich juga dilewatin program pengenalan kampus, pihak International Office ngajakin kita pelajar baru keliling kampus dan kota. Dan, weekend pertama di sini dilewatin buat ngeliat tempat yg jadi landmark kota Munich yg pernah jadi tuan rumah Olimpiade ini. Olympiazentrum atau komplek olimpiade Munich.

Image

Foto diatas itu foto Olympia Stadium yg dulu menjadi homeground FC Bayern dan TSV 1860 Muenchen. Dulu waktu SD cuma bisa liat stadion ini dari game Winning Eleven di PS, Alhamdulillah, ada kesempatan buat ngeliat langsung sekarang.  Sejak 2006, Stadion ini udh ga pernah dipake untuk pertandingan sepakbola profesional. FC Bayern & TSV udh punya kandang baru Allianz Arena.

IMG_20130929_151507

Lautan manusia di Oktoberfest

Orang-orang dikampus bilang “you come to Munich at the perfect time”. ternyata pas baru nyampe di Munich lagi ada Oktoberfest. Festival rakyat terbesar se-Jerman katanya. Festival yg bikin nyari rumah makin susah di Munich :p haha. Ini bukan cuma festival yg diadain di bulan Oktober. Katanya ini festival Beer terbesar di dunia. Banyak orang (ga cuma dari Jerman) datang utk ngeliat festival ini.