Salzburg pt.2

Dan akhirnya,menginjakkan kaki lagi di tanah kelahiran Mozart ini. Tahun lalu ke Salzburg cuma berdua bareng si adit. Tahun ini kita “sekampung” ngedatengin Salzburg. 10 orang Indonesia, ya 10,pas untuk 2 Bayern Ticket. Pagi sekitar jam 9:30 kita kumpul di Munich Central Station. Tepat 9:55 kereta Meridian (berhubung dihari yang sama 18.10.2014 serikat pekerja Deutsche Bahn melakukan mogok kerja)  ninggalin Munich Hbf menuju Salzburg Hbf. Munich-Salzburg bisa ditempuh ca. 2 jam menggunakan kereta.

A group selfie somewhere in the middle of our trip

To be honest, with 10 persons on it, this trip even funnier and louder (of course) with 10 persons on it. And a group selfie is a must thing to do,haha. Sampai di Salzburg, cari tukang Döner buat beli bekal makan siang.

Tujuan selanjutnya : Mirabell garden. Jaraknya yang ga terlalu jauh (ca. 1 km) jadi enak untuk jalan kaki sambil nikmatin matahari yang udah mulai jarang muncul beberapa hari terakhir. Sampai di Mirabell garden, gelar tiker, langsung makan,haha. No, kita cari temapt duduk buat makan.

Berhubung semua pada makan dengan khusuk dan khidmat, jadi ga ada foto waktu makan. Ini beberapa foto setelah makan.
Habis makan, langsung masuk ke bagian utama dari Mirabell garden. Taman yang konon katanya pernah jadi set salah satu scene di film sound of music.

Abaikan foto pertama diatas, adit was trying very hard to replicate that famous “i’m feel freeee” pose. So, dari Mirabell garden kita lanjutin jalan ke Altstadt sebelum lanjutin ke Fortress Hohensalzburg.

Right after exploring the Altstadt, we finally reach the ground part of the city fortress. Dari sana kita naik kereta gantung buat sampai ke benteng yang ada di atas bukit ini. Dari benteng kita bisa ngeliatin kota Salzburg yang kebelah sama sungai Salzach.

When the weather permits.. New friends, new family!

A Perfect caption by Nadia. So, we asked one of the anonymous tourist who happens to be in the same place with us to take this picture with nadia’s camera.
Dari Hohensalzburg Fortress kita lanjutin jalan nyariin masjid buat sholat, ternyata mesjid yang pengen kita datengin itu pintunya kekunci. “Untungnya” di depan masjid yang kekunci itu ada toko turki dan penjaga toko ngasih tau kalau ada satu lagi masjid di pojokan jalan, akhirnya kita ga nemu pojokan itu :))).

Jadilah kita sholat ashar (jamak zuhur) di salah satu taman. sholat di injury time, ternyata setelah liat google maps, masjidnya cuma 700 m dari taman tempat kita sholat ini (koplak). Akhirnya kita putusin buat lanjutin jalan ke masjid. Disana istirahat bentar, lurusin kaki, lanjutin sholat maghrib (jamak isha) berjamaah. Dari masjid baru jalan lagi balik ke Hbf.
DSC_0105Yak,ini kita jalan balik ke Hbf, abaikan penampakan yang rada samar-samar melintas di depan kita.
At the end of the day, it was a very funny trip with a bunch of new friends (oo ya, welcome to Munich to the new fellow Münchner & Münchnerin). Around 20:30 our train left Salzburg heading back to Munich. And we already looking forward to have another trip together!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s