Tips Mencari Beasiswa

“Ilmu itu dari Allah, kalau dia mau ambil dari kita, dalam sepersekian detik dia bisa ambil dari kita” itu kata-kata salah seorang dosen di ruang kuliah dulu. Well, ga ada salahnya coba untuk share pengalaman mencari beasiswa (sebenernya ini terinspirasi dari tulisan salah seorang blogger yg direblog di bawah).

1. English is a must (don’t ask me why, ini udah kayak syarat wajib, mungkin mirip dengan syarat IPK minimal 3.00 waktu nyari kerja).
2. Mungkin caranya beda-beda untuk setiap negara, Eropa (selain UK) dan Jepang punya cara yang hampir sama untuk mencari beasiswa. Tahapan pertama adalah mencari calon pembimbing yang bersedia menyediakan tempat bagi kita untuk melanjutkan study. Ini butuh waktu memang, cara paling ampuh untuk memulai diskusi dengan calon pembimbing adalah : pelajari dia!. But how?, the easiest way will be : baca sebanyak mungkin publikasi yg pernah dia terbitkan (jurnal, buku, atau conference paper) coba ambil intisari dan benang merah dari beberapa publikasi yg dia terbitkan ini. Mulailah email dengan menceritakan intisari ini, dan sampaikan bahwa kita sangat tertarik dengan aktivitas risetnya. Lalu, tanyakan apakah beliah masih mengerjakan riset tersebut (hal ini sebagai pancingan untuk mengetahui apakah beliau akan menjawab “i have something else for you” atau “yes, there’s still ongoing research on that topic that you have mentioned”.
3. Ingat : tidak ada pattern pasti dalam mencari calon pembimbing. Setiap orang punya jalan yang unik. Ambillah pelajaran dari cerita yg ditulis oleh para blogger tentang bagaimana cara mereka mencari calon pembimbing dan beasiswa.
4. Kalau anda beruntung : si professor memiliki funding utk research dan bersedia meng-hire anda sebagai research assistant/associate dalam projectnya sehingga anda tidak perlu mencari beasiswa lagi.
5. Jika jawabannya tidak utk point 4, jangan takut, ada banyak beasiswa yang tidur diluar sana untuk anda bangunkan. jika sang professor sudah setuju untuk menerima anda untuk dibimbing, biasanya beliau akan menuliskan “letter of acceptance”. ini adalah modal awal untuk mencari beasiswa.
6. Saat mencari beasiswa, biasanya anda akan diminta menyiapkan proposal. ingat, di point dua anda sudah membaca beberapa publikasi dari calon pembimbing anda. ini bisa dijadikan dasar untuk menyusun research proposal.
7. Banyak-banyak doa & sedekah untuk melengkapi ikhtiar dalam melanjutkan sekolah.

Goodluck para pejuang beasiswa!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s